Aku terbangun saat merasakan guncangan yang begitu hebat. Seperti ada yang membangunkanku dengan cara yang kasar. Seluruh tubuhku bergetar, namun aku masih enggan membuka mata. Ketika kepalaku membentur sesuatu, aku baru benar-benar terbangun. Benturan itu tidak keras, namun cukup mengembalikan kesadaranku. Aku membuka mata tepat saat suara kapten pilot berbicara untuk tetap berada di... Continue Reading →
BUMI MANUSIA
Janganlah kita bertindak sebagai hakim, bisa jadi justru si terdakwa lebih baik daripada hakimnya sendiri. Sebagai seorang yang terpelajar, sudah harus bersikap adil sejak dari pemikiran. Bumi Manusia merupakan karya Pramoedya Ananta Toer yang pertama kali saya baca. Pada masa pemerintahan orde baru, saat Pramoedya masih ditahan (saya tidak tahu persis apa sebabnya, saya rasa... Continue Reading →
Sudah bersyukur untuk hal ‘sepele’?
Hari ini tepat seminggu yang lalu, saya menjalani operasi ablasio retina. Ablasio retina adalah istilah untuk kondisi jaringan retina yang terlepas. Untuk mengembalikannya ke posisi semula, jalan satu2nya adalah melalui operasi. Kondisi ini termasuk emergency, harus ditangani segera, sebab jika terlambat akan menyebabkan kebutaan permanen, akibat retina yang kekurangan oksigen.Operasi berjalan lancar, dan sampai hari... Continue Reading →
KALAU CINTA SATWA, JANGAN PELIHARA (SATWA LIAR)
Pada tulisan saya sebelumnya, mengangkat masalah mengenai hubungan kekejaman pada satwa dengan kriminalitas atau kekerasan pada manusia. Luka Rocco Magnotta, pemuda Canada yang mendekam dalam tahanan seumur hidup, melakukan kekejaman terhadap satwa beberapa kali (yang direkam lalu diunggah videonya di internet). Yang pertama ia mengunggah video ketika ia membunuh dua ekor anak kucing dengan vacuum... Continue Reading →
KISAH TOLERANSI PADA SEBIJI KOPI
Perjuangan Pada Sebiji Kopi Sejak abad pertengahan, rempah dan kopi adalah penyebab bangsa-bangsa penjajah mengarungi lautan dan menguasai setiap jengkal tanah yang dihuni oleh kelompok suku yang ramah dan lugu. Rempah dan kopi bercitarasa tinggi itu hanya tumbuh di tanah yang bersahaja, ditanam dengan cinta, dan diolah untuk dinikmati sebagai bagian dari ekspresi syukur mereka... Continue Reading →
How I Became A Warrior
A poem by Jeff Foster  Once, I ran from fearso fear controlled me.Until I learned to hold fear like a newborn.Listen to it, but not give in.Honour it, but not worship it.Fear could not stop me anymore.I walked with courage into the storm.I still have fear,but it does not have me. Once, I was... Continue Reading →
HIII…ADA KECOA!
Saya paling takut dengan kecoa. Bukan hanya takut, tapi juga jijik. Kalau di rumah kebetulan ada kecoa masuk, saya kalang kabut. Mencari sapu, lidi, semprotan pembunuh serangga, bahkan sandal atau benda apapun yang bisa dilempar ke arah kecoa itu. Setelah menemukan semprotan racun serangga, masalah ternyata belum selesai. Untuk menyemprot kecoa, saya harus mendekati serangga... Continue Reading →
STOP PELIHARA BAYI PRIMATA
Saat ini memelihara bayi primata sepertinya sedang trend, akibat konten2 di media sosial atau Youtube yang mengunggah peliharaan berupa bayi primata. Kelihatannya lucu, dikenakan baju, asesoris, dsb. Orang yg melihat konten tsb jadi terdorong untuk ikut memelihara bayi monyet, lutung, atau bahkan orangutan. Tapi...dibalik itu semua, tahukah anda kekejaman yg terjadi serta dampaknya bagi kita?... Continue Reading →
PENYU HIJAU, SI PENJELAJAH YANG SETIA PADA TANAH KELAHIRANNYA
Anda pernah menonton film Nemo? Di situ ada adegan ketika induk jantan Nemo bertemu dengan rombongan penyu hijau yang sedang bermigrasi. Kira-kira beginilah gambaran dari rangkaian siklus kehidupan penyu, termasuk jenis penyu hijau. Pernah dilaporkan migrasi penyu hijau yang mencapai jarak 3000 km dalam waktu 58 - 73 hari. Penyu hijau (Green Sea Turtle) yang memiliki... Continue Reading →
DIE MOLDAU, WUJUD CINTA SEORANG KOMPOSER PADA NEGERINYA
Patung Bedrich Smetana, Praha Kalau di Indonesia ada lagu terkenal ciptaan Gesang yang berjudul Bengawan Solo, negara Ceko juga memiliki lagu dengan tema sungai berjudul Vltava (Die Moldau). Komposisi ini merupakan bagian kedua dari Symphony enam bagian yang diberi titel Ma Vlast (My Country). Bedrich Smetana (1824 - 1884), sang komposer, menyelesaikan keseluruhan karya ini dari tahun 1874... Continue Reading →
Recent Comments